Minggu, 26 April 2020

Sikap Gereja dan Orang Percaya : Mengenai Pemikiran Falsafati Nietzsche

Sikap Gereja dan Orang Percaya : Mengenai Pemikiran Falsafati Nietzsche

            Sangat sulit untuk mengharmonisasikan pemahaman yang dimiliki oleh Nietzsche dengan paham yang dimiliki oleh gereja. Hal ini dikarenakan oleh pemikiran Nietzsche sendiri yang memiliki orientasi terhadap ateisme. Namun, hal ini tentunya masih memerlukan pengkajian lebih lanjut. Tujuannya adalah supaya gereja modern siap menghadapi pikiran filsafati ini.
            Adapun mengenai paham nihilisme yang dikembangkan oleh Nietzsche tentu saja tidak dapat diterima begitu saja oleh gereja. Sebagai perkumpulan orang percaya, keadaan nihilisme yang tak bermakna itu tentu saja merupakan hal yang kontroversial. Hal ini dikarenakan oleh prinsip nihilisme itu sendiri yang secara frontal menegaskan mengenai Tuhan yang telah mati.
            Tidak hanya itu saja, Nietzsche juga mendorong pemahaman materialisme yang mendorong manusia untuk mengandalkan diri sendiri ketimbang ajaran agama. Paham rasionalisme yang dimilikinya juga menjadi dasar manusia untuk mengandalkan akalnya. Pemahaman yang baru inilah yang nantinya harus dihadapi oleh gereja.
            Tentu saja gereja itu sendiri pada dasarnya memiliki prinsip untuk memperkenalkan ajaran Yesus terhadap semua orang. Ajaran gereja juga pada dasarnya bersifat eskatologis. Manusia didorong oleh gereja bukan untuk mengejar kepentingan duniawi melainkan kepentingan rohani. Perbedaan pemahaman inilah yang dapat berkonflik satu sama lain.
            Sikap yang harus diambil oleh gereja adalah sikap yang tegas. Di dalam menyikapi pemahaman falsafati ini, gereja harus memiliki keseimbangan ajaran yang diberikan kepada orang percaya. Keseimbangan ajaran ini artinya adalah supaya gereja dapat memimpin jemaatnya untuk memenuhi kebutuhan rohaninya tanpa mengabaikan pekerjaan duniawinya. Dengan melakukan hal tersebut, gereja dapat membuktikan dirinya sebagai sebuah institusi yang memiliki dasar yang kuat dan dapat bertahan melawan paham-paham yang dianggap berlawanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Teologi Nasi Padang: Melihat Nasi Padang Sebagai Berkat Tuhan dari Perspektif Teologi Kristen

  oleh: Fregata "Hanya nasi Padang yang mengerti perasaanku" - Unknown - "AKU MAU NASI PADANG!!" - Sinetron Para...